Teknik Memijahkan Ikan Maskoki Dalam Akuarium

Ikan maskoki dapat dipijahkan dengan menggunakan akuarium sebagai tempat pemijahan. Untuk melaksanakan hal tersebut diatas, akuarium yang digunakan sebaiknya berukuran 80 x 40 x 40 cm atau 90 x 45 x 45.

Hal tersebut dikarenakan akuarium berukuran seperti itu dapat digunakan untuk memijahkan lebih dari 1 pasang ikan maskoki, sehingga proses pemijahan dapat berjalan secara optimal.

A. PEMILIHAN INDUKAN

Induk yang akan dipijahkan harus memenuhi kriteria berikut ini :

Induk Jantan

  • Mempunyai bintik putih disirip dadanya.
  • Berusia 6 – 7 bulan.
  • Berbadan sehat.
  • Pergerakannya normal ( lincah ).

Induk Betina

  • Sirip dadanya halus.
  • Montok.
  • Berusia 7 bulan.
  • Bebadan sehat.
  • Matang gonad.

Untuk memperbesar kemungkinan keberhasilan dari proses pemijahan ini, perbandingan jumlah antara induk jantan dengan induk betina yang dipijahkan adalah 2 : 1. Selain itu, kedua indukan juga harus berasal dari strain yang sama. Dalam 1 bulan, indukan dapat dipijahkan sebanyak 1 kali.

B. PEMIJAHAN

Langkah – langkah yang harus dilakukan sebelum memulai proses pemijahan adalah :

  1. Menyucihamakan akuarium dengan menggunakan PK.
  2. Akuarium diisi air setinggi 20 cm.
  3. Penataan enceng gondok yang akan digunakan sebagi sarana untuk melekakan telur.
  4. Suhu air harus diusahakan berada dikisaran 27 – 300 C.
  5. pH air harus selalu diusahakan netral.

Pemijahan ikan maskoki akan terjadi pada malam hari ditandai dengan keluarnya sel telur yang akan langsung dibuahi oleh sel sperma.

Setelah proses pembuahan terjadi, induk ikan maskoki harus segera dipindahkan supaya telur – telur tersebut tidak dimangsa oleh mereka. Telur dapat ditetaskan didalam akuarium yang sudah dilengkapi dengan aerator sebagai pemasok oksigen.

Telur akan menetas 2 hari kemudian, dimana pemberian pakan terhadap mereka baru dilakukan setelah larva berusia 1 minggu. Pada usia ini, pakan yang dapat diberikan adalah kutu air. Setelah menginjak umur 2 minggu, pakan dapat diganti dengan cacing sutera.

Sumber: benih ikan/andhi raharjo (BDP 06 UGM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: